Redaksi Tanpa Awak

Author:   Donny Turang
Publisher:   Donny Turang
ISBN:  

9798235991187


Pages:   108
Publication Date:   18 April 2026
Format:   Paperback
Availability:   Available To Order   Availability explained
We have confirmation that this item is in stock with the supplier. It will be ordered in for you and dispatched immediately.

Our Price $34.29 Quantity:  
Add to Cart

Share |

Redaksi Tanpa Awak


Overview

Suatu waktu di sebuah portal berita lokal seorang jurnalis muda berkata santai, ""'Bos, beritanya sudah dibuat ChatGPT, tinggal kita edit."" Saat itulah pertanyaan besar muncul: siapa sebenarnya yang menulis berita ini? Siapa yang bertanggung jawab kalau ada fakta yang keliru? Di mana letak jiwa jurnalisme jika tangan manusia hanya berfungsi sebagai pemeriksa ejaan? Buku ini bukan kitab anti-AI. Sebaliknya, ia adalah peta navigasi-untuk membantu para jurnalis, redaktur, pemimpin redaksi, mahasiswa komunikasi, dan pengelola portal berita di Indonesia memahami: apa yang bisa diserahkan kepada algoritma, dan apa yang mutlak harus tetap di tangan manusia. Delapan bab yang tersusun di sini merekam perjalanan dari ruang redaksi berbau tinta hingga dapur berita digital yang wangi kopi dan cahaya monitor biru. Setiap bab menyertakan studi kasus dari portal berita Indonesia, serta analisis etika berbasis Pedoman Dewan Pers. Teknologi bergerak lebih cepat dari undang-undang, lebih cepat dari kebijakan redaksi, bahkan lebih cepat dari kesadaran kita sendiri. Tapi kebenaran-kebenaran jurnalistik yang diperoleh dari lapangan, dari wajah narasumber yang pucat menahan tangis, dari dokumen yang bau apek di lemari arsip-itu tidak bisa diproses oleh GPU manapun. Buku ini untuk mereka yang masih percaya bahwa jurnalisme bukan sekadar produksi konten, melainkan sebuah panggilan.

Full Product Details

Author:   Donny Turang
Publisher:   Donny Turang
Imprint:   Donny Turang
Dimensions:   Width: 14.00cm , Height: 0.70cm , Length: 21.60cm
Weight:   0.136kg
ISBN:  

9798235991187


Pages:   108
Publication Date:   18 April 2026
Audience:   General/trade ,  General
Format:   Paperback
Publisher's Status:   Active
Availability:   Available To Order   Availability explained
We have confirmation that this item is in stock with the supplier. It will be ordered in for you and dispatched immediately.
Language:   Indonesian

Table of Contents

Reviews

Author Information

Donny Turang lahir di Manado dan besar di Tomohon, Sulawesi Utara - dua tempat dengan karakter yang berbeda, tapi sama-sama meninggalkan jejak: laut yang terbuka, dan pegunungan yang tenang. Ia memulai karier jurnalistiknya sebagai wartawan lapangan di era ketika koran masih menjadi raja informasi, dan deadline masih berbau tinta. Dari lapangan, ia menapaki berbagai posisi redaksional-redaktur, redaktur pelaksana, hingga wakil/pemimpin redaksi di sejumlah koran harian dan portal berita. Ketika era digital datang mengubah lanskap media, ia tidak memilih nostalgia. Ia belajar ulang. Mendirikan portal berita, memahami algoritma, mengutak-atik SEO, bahkan menyentuh dunia coding-membuktikan bahwa wartawan lama pun bisa beradaptasi, meski kadang sambil tersenyum kecut. Sebagai jurnalis, ia dinyatakan Kompeten pada jenjang Jurnalis Utama dengan Sertifikat Dewan Pers, melalui Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang diselenggarakan oleh AJI Indonesia Kota Manado. Kepercayaan komunitas jurnalis terhadap integritasnya tercermin dari sejumlah peran penting: pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Etik AJI Indonesia Kota Manado, dan Ketua Dewan Etik AMSI Sulawesi Utara-dua posisi yang tidak sekadar administratif, melainkan menuntut keberanian untuk menjaga batas, bahkan ketika batas itu tidak populer. Kini, Donny aktif menulis. Bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi merangkai pengalaman menjadi refleksi-tentang jurnalisme, perubahan zaman, dan hal-hal kecil yang sering luput tapi justru menentukan arah. Tulisan-tulisannya hadir dengan gaya ringan, observatif, dan sesekali jenaka-seperti percakapan yang tidak terasa menggurui, tapi diam-diam meninggalkan bekas. Buku ini adalah salah satu bukti sederhana: bahwa wartawan yang baik tidak hanya tahu cara menulis berita, tetapi juga tahu kapan harus berhenti... dan mulai bercerita. Ikuti Donny Turang di: Facebook: Donny Turang LinkedIn: Donny Turang Twitter/X: @Don

Tab Content 6

Author Website:  

Countries Available

All regions
Latest Reading Guide

MRGC26

 

Shopping Cart
Your cart is empty
Shopping cart
Mailing List